25 Maret 2021 - 10:37
Pentagon Klaim Perangi Daesh di Yaman

Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) untuk menjustifikasi kehadiran militernya di Yaman dalam sebuah klaim terbaru menyatakan mereka tengah memerangi Daesh (ISIS).

Menurut Kantor Berita ABNA, Amerika Serikat selama beberapa tahun terakhir menyusup ke berbagai negara kawasan seperti Afghanistan, Irak dan Suriah dengan dalih memerangi terorisme serta berusaha menjustifikasi intervensi militernya di Yaman dengan dalih serupa.

Pentagon Rabu (24/3/2021) mengklaim bahwa misi AS di Yaman adalah melawan milisi teroris Daesh dan misi ini akan berlanjut.

Dephan AS ketika menunjukkan citra anti teroris, Daesh sekitar dua bulan lalu dalam sebuah statemennya menyatakan bahwa mereka akan berpartisipasi di perang Marib di samping Koalisi Arab Saudi dan mengiringi koalisi ini selama perang.

Lebih lanjut Pentagon mengungkapkan, Amerika menganggap serius tanggung jawab melindungi wilayah Arab Saudi, namun lembaga ini tidak akan memberi perincian bantuan tersebut.

Beberapa waktu lalu, Presiden AS Joe Biden di pidatonya mengatakan bahwa Washington akan membela wilayah Arab Saudi dari serangan Yaman.

Arab Saudi dengan dukungan Amerika Serikat, Uni Emirat Arab (UEA) dan sejumlah negara lain melancarkan agresi militer ke Yaman sejak Maret 2015 dan memblokade total negara ini dari darat, udara dan laut.

Perang yang dikobarkan Arab Saudi dan sekutunya di Yaman sampai saat ini telah menewakan lebih dari 16 ribu orang, melukai puluhan ribu lainnya dan memaksa jutaan warga Yaman mengungsi.

Agresi Arab Saudi beserta sekutunya ini juga membuat negara Arab miskin ini mengalami kelangkaan makanan dan obat-obatan. (MF)

342/